Sayur dan Buah
Tiga jenis sayur adalah standarisasi anjuran PCRM sebagai konsumsi tiap hari, misalnya wortel, buncis dan kembang kol yang dimasak dalam satu piring hidangan. Demikian halnya buah, anjuran konsumsi minimal juga tiga jenis: jeruk, pepaya, alpokat atau lainnya dan bisa juga variasi antara jus. Buah dan sayur menduduki posisi istimewa dalam keluarga gizi, karena kandungan vitamin dan mineralnya paling tinggi dan harus mendapat perhatian serius dalam kecukupannya.

Tanpa vitamin dan mineral sistem pencernaan tubuh tak kan bekerja efektif dan maksimal, tetapi juga jangan sampai megadosis seperti yang sering ditemui pada pil-pil suplemen vitamin mineral. Dengan mengonsumsi sayur dan buah yang cukup kebutuhan normal tubuh sudah terpenuhi.

Variasi gizi sayur dan buah lebih proporsional dan normal bagi tubuh manusia karena berbagai alasan. Pertama, kelebihan asupan vitamin atau mineral sama merugikannya dengan hal kekurangannya. Kedua, senyawa yang belum terindentifikasi masih banyak yang bersifat antikarsinogenik (senyawa yang bisa menurunkan risiko kanker).

Ketiga, kaya akan serat makanan yang dibutuhkan bagi kelangsungan kelancaran sistem pencernaan dan menurunkan risiko penyakit darah tinggi, kencing manis dan jantung. Keempat, selain kaya vitamin mineral sayur juga mengandung protein, karbohidrat kompleks kalsium untuk pertumbuhan tulang dan pembentukan darah.