Legum
Ini adalah kerajaan besar tumbuhan yang paling bervariasi. Biasanya kita kenal dengan istilah kacang-kacangan. Dan dalam bahasa Inggris legum terbagi atas tiga: pulses, seeds, nuts. Pulses adalah bijian dari tanaman keluarga Leguminosa, mencakup dried peas, beans dan lentils, seperti kacang kedelei, kacang hijau, kacang merah kecil, kacang putih dan

Sayur dan Buah
Tiga jenis sayur adalah standarisasi anjuran PCRM sebagai konsumsi tiap hari, misalnya wortel, buncis dan kembang kol yang dimasak dalam satu piring hidangan. Demikian halnya buah, anjuran konsumsi minimal juga tiga jenis: jeruk, pepaya, alpokat atau lainnya dan bisa juga variasi antara jus. Buah dan sayur menduduki posisi istimewa dalam keluarga gizi, karena kandungan vitamin dan mineralnya paling tinggi dan harus mendapat perhatian serius dalam kecukupannya.

Tanpa vitamin dan mineral sistem pencernaan tubuh tak kan bekerja efektif dan maksimal, tetapi juga jangan sampai megadosis seperti yang sering ditemui pada pil-pil suplemen vitamin mineral. Dengan mengonsumsi sayur dan buah yang cukup kebutuhan normal tubuh sudah terpenuhi.

Variasi gizi sayur dan buah lebih proporsional dan normal bagi tubuh manusia karena berbagai alasan. Pertama, kelebihan asupan vitamin atau mineral sama merugikannya dengan hal kekurangannya. Kedua, senyawa yang belum terindentifikasi masih banyak yang bersifat antikarsinogenik (senyawa yang bisa menurunkan risiko kanker).

Ketiga, kaya akan serat makanan yang dibutuhkan bagi kelangsungan kelancaran sistem pencernaan dan menurunkan risiko penyakit darah tinggi, kencing manis dan jantung. Keempat, selain kaya vitamin mineral sayur juga mengandung protein, karbohidrat kompleks kalsium untuk pertumbuhan tulang dan pembentukan darah.

Palawija
Umumnya terdiri dari makanan pokok nasi, jagung dan lainnya yang menjadi komsumsi sehari-hari orang Asia Tenggara dan Asia Timur. Dulunya nasi dianggap hanya sebagai makanan sumber karbohidrat. Namun sesungguhnya nasi juga mengandung protein, lemak, serat makanan, zat besi, magnesium, vitamin B kompleks.

Kandungan protein dalam nasi sangat istimewa karena mampu mencukupi kebutuhan lebih dari sepertiga kebutuhan protein sehari-hari. Dengan tiga kali sehari konsumsi nasi saja, kebutuhan tubuh akan protein sudah terpenuhi. Kandungan protein dan zat besinya berfungsi untuk kesehatan tulang dan pembentukan sel darah merah. Lima kali serving palawija merupakan anjuran minimal PCRM.

Manfaat Serat Makanan

            Hasil-hasil penelitian telah menunjukkan aspek manfaat dari serat makanan baik untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit maupun terapi.  Pada abad ke-5 SM, seorang penyembuh asal Yunani, Hipprocrates, menganjurkan bahwa roti sebaiknya dibuat dari tepung yang tidak dihaluskan.  Pada abad ke-19, seorang Amerika bernama Graham, kemudian menciptakaan jenis makanan yang diberi nama “Graham Creacker”, yang mengandung dedak.           Peran utama serat dalam makanan ialah pada kemampuannya mengikat air, sellulosa dan pektin.  Dengan adanya serat, membantu mempercepat sisa-sisa makanan melalui saluran pencernaan untuk diekskresikan keluar.  Tanpa bantuan serat, feses dengan kandungan air rendah akan lebih lama tinggal dalam saluran usus dan mengalami kesukaran melalui usus untuk dapat diekskresikan keluar karena gerakan-gerakan peristaltik usus besar menjadi lebih lamban.           Beberapa penelitian membuktikan bahwa rendahnya kadar kholesterol dalam darah ada hubungannya dengan tingginya kandungan serat dalam makanan.  Secara fisiologis, serat makanan yang larut (SDF) lebih efektif dalam mereduksi plasma kholesterol yaitu low density lipoprotein (LDL), serta meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL).             Makanan dengan kandungan serat kasar yang tinggi juga dilaporkan dapat mengurangi bobot badan (Bell, et al., 1990).  Serat makanan akan tinggal dalam saluran pencernaan dalam waktu relatif singkat sehingga absorpsi zat makanan berkurang.  Selain itu makanan yang mengandung serat yang relatif tinggi akan memberikan rasa kenyang karena komposisi karbohidrat komplex yang menghentikan nafsu makan sehingga mengakibatkan turunnya konsumsi makanan.  Makanan dengan kandungan serat kasar relatif tinggi biasanya mengandung kalori rendah, kadar gula dan lemak rendah yang dapat membantu mengurangi terjadinya obesitas dan penyakit jantung.           Singkatnya waktu transit makanan dengan kandungan serat kasar yang relatif tinggi juga dilaporkan mencegah penyakit divertikulosis karena berkurangnya tekanan pada dinding saluran pencernaan.  Serat makanan tidak larut (IDF) sangat penting peranannya dalam pencegahan disfungsi alat pencernaan seperti konstipasi (susah buang air besar), ambeien, kanker usus besar dan infeksi usus buntu (Prosky dan De Vries, 1992).           Suatu penelitian di Amerika membuktikan bahwa diet serat yang tinggi yaitu 25 gram/hari mampu memperbaiki pengontrolan gula darah, menurunkankan pening-kantan insulin yang berlebihan didalam darah serta menurunkan kadar lemak darah.

Gangguan Akibat Kekurangan Serat

Pada masa lalu, serat makanan hanya dianggap sebagai sumber energi yang tidak tersedia (non-available energi source) dan hanya dikenal mempunyai efek pencahar perut. Namun berbagai penelitian telah melaporkan hubungan antara konsumsi serat dan insiden timbulnya berbagai macam penyakit diantaranya kanker usus besar, penyakit kadiovskular dan kegemukkan (obesitas).

Ternyata dari hasil penyelidikan memperlihatkan bahwa serat sangat baik untuk kesehatan, yaitu membantu mencegah sembelit, mancegah kanker, mencegah sakit pada usus besar, membantu menurunkan kadar kolesterol, membantu mengontrol kadar gula dalam darah, mencegah wasir, membantu menurunkan berat badan dan lain-lain (http://nusaindah.tripot.com).

Saat ini telah terjadi pergeseran utama dalam penyebab kematian dan kesakitan di Indonesia. Penyakit infeksi yang selalu menjadi penyebab utama kejadian kesakitan dan kematian mulai bergeser dan diganti oleh penyakit degeneratif seperti penyaakit jantung, hipertensi, kencing manis, hiperkolesterol, peningkatan asam urat dan kanker serta penyakit degeneratif lain. Hasil Survei Kesehatan Rumak Tangga (SKRT) Depkes RI tahun 1995 membuktikan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah SKRT sejak tahun 1972, bahwa dominasi penyakit infeksi di Jawa dan Bali telah digantikan oleh penyakit akibat sistem sirkulasi. Hasil SKRT menunjukkan bahwa penyebab kematian telah didominasi oleh penyakit sistem sirkulasi (24.2%) dibandingkan penyakit infeksi (22.8%). Salah satu faktor penting sebagai akibat dari penyebab penyakit ini adalah perubahan gaya hidup masyarakat yang menuju ke pola hidup tidak sehat antara lain kurang berolah raga, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis dan berlemak (diet tinggi lemak dan karbohidrat), banyak makanan yang mengandung garam, kurang makanan yang berserat serta serta kebiasaan tidak sehat lain seperti merokok dan minum alkohol.

Berbagai penyakit yang dapat timbul akibaat pola makan yang salah tersebut antara lain penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, gangguan pencernaan (susah buang air besar, wasir, kanker usus besar), kerusakan gigi dan gusi serta kegemukan (obesitas).

Penelitian epidemiologi yang dilakukan di Afrika membuktikan bahwa orang-orang Afrika berkulit hitam yang mengkonsumsi makanan tinggi serat dan diet rendah lemak mempunyai angka kematian yang rendah akibat kanker usus besar (kolon) dibandingkan orng Afrika yang berkulit putih dengan diet rendah serat dan tinggi lemak. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa diet tinggi serat mempunyai efek proteksi untuk kejadian kanker kolon.

Kanker usus besar merupakan salah satu masalah kesehatan di negara Barat karena kejadian kanker usus besar menempati urutan ke-4 terbesar sebagai penyebab kanker dan menempati urutan ke-2 terbesar sebagai penyebab kematian karena kanker. Di Indonesia laporan kasus kanker kolon juga sudah mulai banyak, misalnya di ruang endoskopi RSCM adalah sebanyak 224 kasus kanker usus besar selam periode 1996 – 2001. Jumlah kasus terbanyak, yaitu 50 pasien terdapat pada tahun 2001 dengan rata-rata umur 53.8 tahun (Waspodo, 2001).

Calories in Blueberry Fruit Pie

Manufactured by Hostess

Nutrition Facts
Serving Size 1 pie (126.0 g)

Amount Per Serving
Calories 480Calories from Fat 189
% Daily Value*
Total Fat 21.0g32%
Saturated Fat 10.0g50%
Cholesterol 20mg7%
Sodium 450mg19%
Total Carbohydrates 70.0g23%
Dietary Fiber 2.0g8%
Sugars 31.0g
Protein 3.0g

* Based on a 2000 calorie diet

Extended nutritional details…

Detailed Nutrition Facts

Energy 480 kcal
Protein 3 g
Total lipid (fat) 21 g
Carbohydrate, by difference 70.01 g
Fiber, total dietary 2 g
Sugars, total 31 g
Sodium, Na 450 mg
Fatty acids, total saturated 10.004 g
Cholesterol 20 mg

Legend

Calorie Breakdown (?)

Daily Values (?)

Nutritional Analysis
Nutrition Grade

Not available

In order to analyze your entire menu, create a free account.

Hot on Calorie-Count
Popular topics from our forums.
Pap Smear.. (female only please)
Higher weight vs more reps
Am struggling like never before…
GREAT little low cal. snack under 100 Cal.
Cheese

100% organic fruit dessert.
Serving Suggestion
Versatile enough for a quick healthy snack, as a yogurt or cereal topping or as an ingredient for a fruity organic pudding.
Ingredients
Organically grown apples (80%) and blueberries (20%).
Nutritional Information
per 100g:
Energy 317kJ/76kcal, Protein 0.4g, Carbohydrate 17.8g, Fat 0.3g.
Other Information
The fresh organic fruit in this dessert undergoes a brief, delicate low temperature steam treatment, which keeps fibres, vitamins and proteins intact.

Buah Blueberry memiliki sejarah panjang tentang pertumbahannya yang liar di Amerika Utara semasa bulan-bulan musim panas yang hangat. Orang Amerika asli memperlakukan buah yang berwarna biru gelap dan berbulu halus tersebut dengan penghargaan tinggi sebagai makanan sekaligus obat. Mereka biasanya meremas buah blueberry ke dalam daging dan kemudian mengasapi campuran tersebut, memutar-mutarnya dalam sentakan yang memberikan suatu diet bergizi kaya akan vitamin dan mineral sepanjang tahun. Mereka meyakini Semangat Besar yang diberikan buah blueberry kepada manusia untuk mengurangi rasa lapar anaknya selama masa kelaparan. Kepercayaan lama ini mungkin pas, karena buah blueberry memberikan semua hal-hal penting selama cuaca buruk, musim dingin yang membeku.
Para dokter Amerika asli telah menyadari kekayaan obat-obatan dari buah blueberry dan tanaman blueberry. Teh yang dibuat dari akar tanaman semak tersebut meredakan sakit saat kelahiran bayi dan merelaksasi sang ibu. Teh yang dibuat dari daunnya juga diminum sebagai tonik penambah darah untuk memurnikan tubuh dan meredakan batuk.
Selama masa kolonisasi, orang-orang kulit putih pertama yang menetap telah meminjam sebuah resep dari orang-orang Bangsa Pertama yang disebut sautauthing (dibaca “sawi-tau-tig”). Merupakan puding sederhana yang dibuat dari cornmeal (jagung yang digiling kasar, makanan orang Indian), susu, air dan buah blueberry. Para penduduk baru tersebut menambahkan gula dan mentega dan itu telah menjadikannya makanan yang nyaman, pada waktu yang sama ketika aneka pilihan kuliner sedikit. Para sejarawan percaya ini mungkin makanan yang diberikan saat Thanksgiving yang pertama.
Kue Blueberry
• 1/3 cangkir mentega, dihaluskan
• 2 cangkir tepung adonan ragi
• 1 cangkir gula
• 3/4 cangkir susu
• 1 telur, sudah dipecahkan
• 1 sendok teh penuh vanila
• 2 cangkir buah blueberry
Campur semua bahan bersama-sama, Tuangkan ke dalam kertas cetakan kue dan bakar di dalam loyang kue pada suhu 190 derajat celsius selama 20 menit.
Sekarang ini, para ilmuwan dan ahli gizi menyambut blueberry karena kandungan gizinya yang keluar dari pembungkusnya yang tipis. Ia memiliki kadar vitamin C dan K yang sangat tinggi, juga unsur mineral manggan, yang penting bagi segala bentuk kehidupan.
Penyelidikan yang lebih seksama menunjukkan bahwa makan blueberry secara teratur dapat mengurangi resiko kanker, karena banyaknya jumlah anti-oksidan dan samak. Blueberry juga mengandung ciprofibrate untuk membantu menurunkan kolesterol, yang pada gilirannya dapat melindungi hati. Blueberry juga mengandung serat diet tinggi dan asam amino.
Beberapa peneliti percaya bahwa buah blueberry dapat membantu melindungi kaum tua dari penyakit Alzheimer’s, penyakit kemerosotan sistem syaraf yang merusak kemampuan bergerak, berbicara dan kemampuan kognitif.
Sekarang ini, buah blueberry kebanyakan terlihat dalam makanan pencuci mulut dan sarapan pagi, seperti muesli, yoghurt dan kue dadar blueberry. Ia serbaguna dan baik dicampur ke dalam kue bolu, kue pie, kue tart dan kue-kue kering. Ia juga terlihat menarik sebagai hiasan.
Buah blueberry segar adalah yang terbaik, meskipun yang beku juga sangat baik dan lebih murah dan lebih cocok. Buah blueberry dapat bertahan hingga dua tahun di dalam lemari es tanpa kehilangan nilai nutrisinya sedikitpun.
Dan janganlah khawatir jika blueberry anda berubah hijau ketika dimasak. Ini adalah reaksi alami dari pigmen warna di dalam buah blueberry.
Sumber : Chani Blue, Staf Epoch Times Melbourne

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.